You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Atasi Maraknya PKL, DKI Beli Pasar Kamal
photo Hendi Kusuma - Beritajakarta.id

DKI Siap Tampung PKL di Pasar Kamal

Pemprov DKI Jakarta sejak akhir Desember tahun lalu resmi membeli Pasar Kamal yang berlokasi di Jalan Kamal Raya, Kelurahan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat.

Pembelian Pasar Kamal ini diharapkan dapat mengatasi PKL yang jumlahnya makin melonjak di Jakarta Barat

Pasar yang sebelumnya dimiliki pihak swasta ini dibeli dengan harga Rp 49 miliar. Di areal pasar seluas 5.420 meter persegi ini akan dijadikan lokasi penampungan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di sejumlah titik.

"Pembelian Pasar Kamal ini diharapkan dapat mengatasi PKL yang jumlahnya makin melonjak di Jakarta Barat. Pasar ini sedikitnya bisa menampung 400 PKL," kata Joko Kundaryo, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta, Senin (12/1).

262 Lapak PKL di Jl Pisangan Timur Ditertibkan

Penempatan ratusan PKL di Pasar Kamal ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan pedagang. Pasar Kamal saat ini dalam proses perbaikan agar lebih layak ditempati. Sedangkan anggaran perbaikan yang dialokasikan sekitar Rp 400 juta.

"Tahun depan kami akan memperluas pasar ini. Dengan begitu maka makin banyak PKL yang bisa ditampung. Jumlahnya bisa mencapai 1.000 PKL," tandas Joko.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1953 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1356 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati
  4. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1119 personTiyo Surya Sakti
  5. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1116 personAldi Geri Lumban Tobing